Nama/Nim
: I Wayan Artaya/1204505038
Jurusan/Fakultas/Universitas
: Teknologi Informasi/Teknik/Universitas Udayana
Mata
Kuliah : E-Application
Dosen
: I Putu Agus Eka Pratama, .S.T., .M.T.
E-Commerce, E-Business & Mobile Commerce
E-
Commerce
Perdagangan
elektronik (bahasa Inggris: electronic commerce atau E-Commerce) adalah penyebaran,
pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui system elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-Commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran
data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data
otomatis. Istilah E-Commerce mulai
muncul di tahun 1990-an melalui adanya inisiatif untuk mengubah paradigma transaksi
konvensional ke dalam bentuk digital. Bahkan ada yang berpendapat dari seorang
tokoh yakni
- Kim dan Moon di tahun 1998 menyatakan bahwa E-Commerce adalah proses untuk mengantarakan informasi, produk, layanan dan proses pembayaran melalui kabel telepon, koneksi internet dan akses digital lainnya.
- Baorakis, Kourgiantakis, dan Migdalas tahun 2002 menyatakan bahwa E-Commerce merupakan bentuk perdagangan barang daninformasi melalui jaringan internet.
- Catherine L. Mann (2000), E-Commerce bukan sebuah jasa atau sebuah barang, tetapi merupakan perpaduan antara jasa dan barang. E-Commerce dan kegiatan yang terkait melalui internet dapat menjadi penggerak untuk memperbaiki ekonomi domestik melalui liberalisasi jasa domestik dan mempercepat integrasi dengan kegiatan produksi global. Karena E-Commerce akan mengintegrasikan perdagangan domestik dengan perdagangan dunia, berbagai bentuk pembicaraan atau negosiasi tidak hanya akan terbatas dalam aspek perdagangan dunia, tetapi bagaimana kebijakan domestik tentang pengawasan di sebuah negara, khususnya dalam bidang telekomunikasi, jasa keuangan, dan pengiriman serta distribusi.
M-Commerce
E-Commerce pada umumnya kita memahami sebuah aplikasi atau layanan
untuk proses transaksi secara online dengan berbasis web browser, jaringan internet,
serta ketersedian komputer. Namun dengan seiringnya perkembangan teknologi, E-Commerce mengikuti tren tekenologi,
dimana aplikasin atau layanan sudah menggunakan
perangkat mobile. M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce) adalah
sistem perdagangan elektronik (E-Commerce) dengan menggunakan peralatan
portabel/mobile seperti:telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain lain. Pada saat pengguna komputer berpindah
dari satu tempat ke tempat lain (sewaktu berada dalam mobil, misalnya),
pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi jual beli produk di Internet dengan menggunakan sistem m-dagang ini. Selain
m-dagang, istilah lain yang sering dipakai adalah m-bisnis (Mobile Business atau m-business). M-Commerce juga didefinisikan sebagai berikut:
- Mobile Commerce Lab menyatakan sebuah bentuk ekspansi dan pengembangan dari E-Commerce ke ranah mobile, yang mana memiliki proses bisnis, teknologi-teknologi terbaru dan layanan service lainnya.
- Christiane Morris menyatakan perkembangan dari E-Commerce yang memberikan kemudahan kepada konsumen melalui perangkat mobile yang dimilikinya dan jaringan wireless.
- Cory Janssen menyatakan bentuk transaksi elektronik berbasiskan jaringan wireless, namun lebih mengkhusus kepada mobile.
Pada dasarnya,
M-Commerce adalah gabungan dari
perdagangan elektronik dengan mobile computing. Bisa dikatakan bahwa M-Commerce ini adalah E-Commerce yang berada dalam lingkungan nirkabel. Seperti halnya E-Commerce
pada umumnya, penggunaan M-Commerce bisa
ditransaksikan melalui Internet, jaringan komunikasi pribadi, kartu pintar, dan infrastruktur lainnya. M-Commerce membuka peluang untuk memberikan layanan baru bagi
customer yang telah ada, dan untuk menarik customer baru.
E-Business
Istilah E-Business
muncul setelah adanya fenomena E-Commerce
di dalam dunia internet, dan juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi computer
dalam bidang hardware dan software. E-Business
memiliki beberapa definisi yakni IBM
menyatakan bentuk transformasi dari Key
Business Proces ke dalam pemanfaatan teknologi internet. Definisi lain
menyatakan bahwa E-Business merupakan bentuk transformasi proses di dalam suatu
organisasi untuk mewujudkan Customer Value dengan memanfaatkan
teknologi-teknologi computer.
E-Business merupakan hal dimana E-Commerce
termasuk di dalamnya , terkait dengan proses-proses eksternal yang
dilakukannya, namun juga memuat proses internal berupa pengembangan produk
inventori, managenen resiko, manajemen sumber daya. E-Business atau Electronic
Business dapat didefinisikan sebagai aktivitas yang berkaitan secara
langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang dan/atau jasa
dengan memanfaatkan internet sebagai medium komunikasi dan transaksi,dan salah
satu aplikasi teknologi internet yang merambah dunia bisnis
internal, melingkupi sistem, pendidikan pelanggan, pengembangan produk, dan
pengembangan usaha.
Secara
luas sebagai proses bisnis yang bergantung pada sebuah sistem terotomasi. Pada
masa sekarang, hal ini dilakukan sebagian besar melalui teknologi berbasis web
memanfaatkan jasa internet. Terminologi ini pertama kali
dikemukakan oleh Lou Gerstner, CEO dari IBM.
Sejarah
Komputer
Komputer generasi pertama.
1944 Howard Hathaway Aiken membuat
sebuah komputer dinamai Mark I. Komputer ini adalah komputer dengan kemampuan
hitung digital pertama. Ukuranya yaitu dengan luas 7,45 kaki x 50 kaki dan
memiliki bobot sekitar 35 ton. Keunggulan dari Mark I yaitu kemampuanya yang
sudah mendukung untuk digunakan menghitung probabilitas. 1946 Komputer Generasi Pertama menggunakan
beberapa tabung vakum yang besar dan kompleks seperti crystal diodes, relays,
resistors, dan capacitors yang membutuhkan daya listrik sebesar 150 kilowatt.
Komputer elektronik pertama yang digunakan untuk umum yaitu ENIAC (Electronic
Numerical Integrator And Computer). Sudah berbentuk digital, namun belum
menggunakan kode biner sebagai prosesnya. Digunakan untuk memecahkan rangkaian
lengkap tentang masalah komputasi. Diprogram menggunakan plugboard dan switch,
yang sudah mendukung input dan output dari IBM card.
Komputer generasi kedua
1955 – 1960 Komputer Generasi Kedua
muncul setelah ditemukannya transistor, yang kemudian mulai mengganti tabung
vakum dalam desain komputer. Dengan transistor, daya, panas dan bentuk jauh
lebih kecil dibandingkan dengan komputer generasi pertama. Namun, masih jauh
lebih besar dengan komputer sekarang ini. Komputer dengan transistor pertama
ini dibuat di University of Manchester pada tahun 1953. Yang paling populer
dari komputer transistor generasi kedua ini adalah IBM 1401. IBM juga
menciptakan drive pertama (sebuah media penyimpanan) pada tahun 1956, yang
dikenal dengan IBM 350 RAMAC.
Komputer generasi ketiga
1960 Penemuan Integrated Circuits (IC)
atau dikenal juga dengan microchips, membuka jalan untuk komputer generasi
ketiga atau yang kita kenal dengan komputer sekarang ini. Berbentuk jauh lebih
kecil dengan generasi komputer sebelumnya, dengan transistor yang lebih banyak
dan dibenamkan ke dalam microchips tunggal. Dalam tahap perkembangannya,
komputer generasi kedua masih bertahan. Pertama munculnya minicomputer yang
didasarkan pada kedua transistor dan microchips seperti IBM System/360.
Komputer ini jauh lebih kecil dan lebih murah daripada generasi-generasi
sebelumnya. Sejarah Komputer Generasi Ketiga dikenal sebagai mainframe
komputer. Minicomputer dapat dilihat sebagai jembatan antara mainframe dan
microcomputer sebagai proliferasi dalam perkembangan komputer.
Komputer generasi keempat
1971 Microchips berbasis Central
Processing Unit (CPU) pertama, terdiri dari beberapa microchips untuk komponen
CPU yang berbeda. Dorongan untuk integrasi semakin besar dan miniasturisasi
dipimpin menuju single-chip CPU, di mana semua komponen CPU yang diperlukan
dimasukkan ke sebuah microchips tunggal yang disebut microprocessor.
Microprocessor pertama yaitu Intel 4004. Munculnya microprocessor melahirkan
evolusi dari microcomputer, bentuk yang akhirnya akan menjadi komputer pribadi
yang kita kenal sekarang ini.
Komputer generasi kelima
Komputer generasi kelima adalah komputer
yang kita gunakan sekarang ini dimana pada generasi ini ditandai dengan munculnya:
LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor ke
dalam sebuah microprocesor. Selain itu, juga ditandai dengan munculnya
microprocessor dan semi conductor.
Sejarah Jaringan Komputer
Sejarah Jaringan
komputer didunia diawali dari sebuah riset yang dilakukan oleh departemen
pertahanan Amerika Serikat. Proyek ini disebut ARPA ( Advanced Research Project
Agancy ) sehingga jaringan komputer yang mereka bentuk disebut dengan ARPANET.
Tidak seperti internet saat ini, jaringan komputer yang terbentuk masih
bersifat pribadi untuk kalangan ternetu saja, yaitu untuk pihak militer dan
beberapa kalangan akademisi dan universitas. saluran telepon masih umum
digunakan pada masa ini untuk memperoleh koneksi antarkomputer.
Munculnya
ARPANET yang kemudian dipecah menjadi MILNET (khusus untuk mileter saja) dan
ARPANET (untuk perguruan tinggi), menimbulkan banyak manfaat dan kemudahan bagi
pengguna komputer di jaman itu. Itu sebabnya kemudian MILNET dan ARPANET
digabung kembali menjadi DARPANET(kemudian disebut internet saja) yang seiring
dengan perkembangan jaman, berkembang pesat di seluruh dunia menjadi internet
seperti saat ini. untuk memudahkan di dalam pemetaan, dilakukan pembagian
domain, pengalamatan (IP Address), kelas, dan DNS. Sejumlah penemuan di bidang
komputer, baik perangkat keras maupun perangkat lunak, turut mendukungnya
perkembangan internet dari waktu ke waktu.
Di
indonesia sendiri, komputer dan internet mulai memasyarakat di tahun 1990.
Meskipun demikian, sebelum tahun 1990, ilmu elektro dan ilmu komputer mulai
memasuki indonesia, termasuk juga di berberapa perguruan tinggi di indonesia.
Jika di awal kemunculan. internet dan komputer hanya familiar di kalangan
tertentu saja, seiring dengan berjalannya waktu, komputer dan internet mulai
menyebar luas di masyarakat indonesia. hal ini dipicu juga dengan kemunculan
ISP(Internet Service Provider) yang memberikan layanan akses internet di
beberapa tempat di indonesia, sehingga makin memudahkan para pengguna. sejumlah
tokoh akademisi indonesia terus bermunculan dengan memberikan peran serta di
dalam dunia internet indonesia maupun dunia.
Definisi OTT (Over
The Top)
OTT (Over The Top) adalah teknologi
informasi di bidang pendekatan dan pemodelan (yang diimplementasikan dalam
bentuk aplikasi dan layanan aplikasi) untuk video dan audio streaming,
messaging dan jejaring sosial, memanfaatkan koneksi internet dan berbasis
mobile. Dimana OTT ini berjalan di Application Layer, layer teratas
pada pemodelan layer TCP/IP maupun OSI.
Dilihat dari
sudut pandang jaringan komputer, semua aplikasi dan layanan berbasis OTT berada
pada Application Layer. Umumnya aplikasi Over The Top (OTT) berjalan pada flatform mobile. Misalnya
pada handphone smartphone, dan PDA (Personal Digital Assistant). Namun banyak juga yang berjalan di
komputer desktop. Tatap muka aplikasi umumnya menggunakan web maupun aplikasi
mobile.
Sumber :
[1] Agus Eka Pratama, S.T.,M.T, I Putu. 2015. E-Commerce,
E-Business dan Mobile Commerce. Bandung : Informatika
[2] Agus Eka Pratama, S.T.,M.T, I Putu. 2014. Handbook Jaringan Komputer : Teori dan Praktik Berbasiskan Open Source. Bandung : Informatika
[2] Agus Eka Pratama, S.T.,M.T, I Putu. 2014. Handbook Jaringan Komputer : Teori dan Praktik Berbasiskan Open Source. Bandung : Informatika
[3] https://id.wikipedia.org
No comments:
Post a Comment